Aku tertarik untuk membaca buku “The Kite Runner” karena majalah Time memasukkan penulisnya, Khaled Hosseini, sebagai salah satu dari 100 orang yang masuk jajaran “The World Most Influential People”.

Sebelumnya (2006) U.S. office of the United Nations High Commissioner for Refugees juga menganugerahkan Humanitarian of the Year kepada Hosseini untuk bukunya ini.

Sebagai sebuah karya sastra, buku ini memang memiliki bobot yang dalam. But wait, sebagai ideomarketer, kita tidak ingin membahas dari sisi itu. Terlepas dari beragam apresiasi yang diberikan kepada buku ini, ada satu hal yang menarik untuk dicermati.

Entah apakah penulis sudah melakukan riset yang mendalam saat ia menceritakan bagaimana transisi pemerintahan Afghanistan dari satu era ke era yang lain. Hanya saja, ilustrasi yang dipaparkan oleh penulis terkait dengan kondisi kelam Afghanistan di bawah kekuasaan Thaliban menggiring pembaca untuk mengamini satu kesimpulan: tindakan Amerika Serikat menginvasi Afghanistan pasca tragedi 11 September adalah sebuah pilihan yang tepat.

Tak heran penulisnya mendapatkan anugerah sebagai salah satu orang yang paling berpengaruh di tahun 2008, karena sejatinya Hosseini bukan penulis biasa. Terlepas ketidaksepakatan atas gagasan yang dibawanya, dia adalah seorang ideo-marketer!